h1

De’ Sultan Cafe

Oktober 8, 2009

beuuhhh… sampe jam satu maalm masih OL. memang anak-anak tidak punya kerjaan! harusnya kita-kita sudah terlelap malam ini! pulang tidur ah!

h1

Alhamdulillah!

April 25, 2009

tak banyak yang bisa saya caritakan. hanya satu kata saja “Sedekah”. manfaatnya Subhanallah!!! segala puji bagi Sang Pengatur Rezeky. matematika sedekah berbeda dengan ilmu pasti. tetapi janjiNya untuk orang yang bersedakah adalah “PASTI!!!”. ada salah satu rumus yang cukup paten untuk mencapai kenikmatan bersyukur “Sedekah + Ikhlas = kepuasan batin”. Bisa dipraktikkan! selamat mencoba
wassalam

h1

Astagfirullah……!!!

Januari 6, 2009

Kalau kau merasa jenuh dengan pekerjaanmu atau gundah dengan masalahmu, berhemti sejenak dari kesibukanmu dan pergi menenangkan pikiran. Bisa dengan tertawa bersama sahabat-sahabatmu, nonton film kesukannmu, pergi makan makanan kesukaanmu atau apapun yang bisa membuatmu senang (menurutku).

Tetapi ketika kau sudah dalam keadaan senang dan kau lupa dengan masalahmu, harus kau tahu bahwa kau justeru akan mendapat masalah. Dan jika kau sudah mendapat masalah dari kesenanganmu, maka kau akan sadar bahwa satu-satunya cara menenangkan pikiran adalah dengan bersyukur karena “masih ada” yang mau memperingatimu untuk tidak bertindak labih jauh lagi…….

wel, 06 Januari 2008, kami baru saja keluar dari mall sehabis menonton film Madagaskar. Namun sebelumnya kami sempat makan dulu di salah satu restoran cepat saji di mall.  Memang, semenjak beberapa minggu terakhir ini aku sibuk dengan pekerjaan kantor yang tak kunjung selesai. rasanya ingin berhenti saja dari kesibukan dan meraih kembali kebebasan, bangun pagi, pergi kantor samapai malam. besoknya bangun lagi dan sampai malam di kantor, begitu terus berulang-ulang sampai tak pernah ada waktu untuk istirahat atau sekedar refreshing sedikit. baru pada malam ini aku bisa sedikit bersenag-senang.

Terus terang kami memang cukup kocak, sambil makan, tertawa terbahak – bahak mengolok-olok sesuatu atau menceritakan kejadian-kejadian lucu di kantor. Kami juga sempat menjadikan rekan kantor (yang malam itu tak sempat ikut) sebagai bahan tertawaan kami (padahal mungkin saja dia dalam keadaan berduka). tertawa kami cukup lantang dan tidak menghiraukan sekitar kita. Karena malam itu memang pertama kalinya aku bisa tertawa terbahak-bahak lagi. cukup kelewatan memang,  apalgi pada saat tertawa, semua kepenatan langsung hilang bak tersapu angin. orang-orang mungkin agak sedikit terganggu.

Kamipun selesai dengan makan bersama itu. rasanya tak ingin berakhir. sambil berjalan keluar dari mall, memang kami masih sempat tertawa terbahak-bahak lagi. semua mulai hening ketika satu-persatu dari kami mulai berceceran menuju ke kendaraan masing-masing. akupun menuju motorku yang terparkir tak jauh dari tempat kami berpisah. tetapi ada sedikit masalah, kunci motorku tidak ada!!!!

Aku mulai panik dan berfikir jangan-jangan aku meninggalkannya di bioskop atau pada saat makan tadi. mungkin karena terlalu asyik berceloteh aku sampai lupa di mana aku menyimpannya. Teman-teman yang lain sudah jauh dari parkiran dan aku sendirian. aku semakin panik dan sudah mulai putus asah. kalaupun harus mencari, harus mencari dari mana? mall itu besar.. dan aku sendiripun tak akan menemukannya. aku menelepon salah seorang temanku dan menanyakan kunciku. walaupun aku yakin 100% dia tidak akan mengetahui di mana kunci motorku. tetapi maksudku menelepon sebenarnya hanya ingin memberitahu padanya bahwa aku dalam masalah. ia menyarankanku untuk menyimpan motorku untuk sementara waktu dan akan mengurusnya besok karean tidak mungkin malam ini untuk mencari kunci yang tececer. aku tahu pada akhirnya harus seperti itu, tetapi aku bingung dengan bagaimana kalau seandainya di kemudian hari ada masalah lagi. misalnya motorku hilang, atau ada yang menemukan kuncinya dan membawanya. ahhhh….. seperti kehilangan pegangan.

Alhamdulillah dalam keputusasahan, seseorang datang padaku sambil memegang sapu lidi dengan rompi yang memandakan bahwa ia adalah petugas kebersihan di parkiran mall. ia menanyakanku “apa yang sedang kau cari?” aku bilang saja aku mencari kunci motorku. ia mengeluarkan dari saku celananya sebuah kunci motor yang tak lain adalah kunci motorku yang ternyata aku lupa saat memarkirnya. betapa rasa lega menghampiriku. aku serasa menemukan kembali semangatku. orang itu harus kuberikan sesuatu sebagai wujud terima kasihku. tetapi ia malah lebih dulu meminta padaku untuk memberinya sedikit uang. rasa geli menghampiriku melihat ulahnya, tetapi aku tidak mau takabbur dan berprasangka buruk pada orang itu. Bagaimanapun juga ia telah membantuku untuk menemukan kembali kunciku. dan uang yang aku keluarkan itu, kurasa itulah nilai dari sebuah kelegaan kecil. orang itupun pergi setelah kuberi uang yang aku sendiri tak sempat menghitungnya…

Astagfirullah….. itulah bentuk teguran padaku. aku selama ini merasa bahwa kejenuhan menghampiriku akibat pekerjaanku dan bukan karena salahku. aku selalu menyalahkan sesuatu dan berhak untuk merebut kembali kebebasanku dengan tertawa terbahak-bahak atau bertindak berlebihan. ternyata aku salah, aku memang berhak untuk bebas, tetapi tidak sebebas-bebasnya… tidak perlu bertindak berlebihan untuk membuat pikiranku tenang, bahkan dengan duduk sambil berzikirpun aku sudah tenang dan tak perlu ke mall, atau nonton, atau makan, atau tertawa, atau mengolok-olok atau sebagainya…

Semoga kejadian ini membuatku sadar (amin…..). Mungkin selama ini aku kurang bersyukur sehingga apapun pekerjaan yang kuhadapi terasa menjenuhkan, mungkin juga selama ini aku kurang beramal dan terlalu royal… seharusnya aku sudah sadar dari kemarin-kemarin….

Setiap kejadia pasti ada hikmahnya, dan semoga aku termasuk orang-orang yang pandai mengambil hikmah dari setiap kejadian….

Ya Allah…… kau masih mau mengingatkanku…. bagaimana seandainya motorku rusak, atau bahkan hilang? dan entah berapa harga yang harus aku bayar untuk itu? mungkin uang yang aku keluarkan untuk orang tadi, memang bukan hakku…

Astagfirullah…..!!!!

h1

Limbung…. Dari Acara yang Tidak Terjadwal, Ikan Jelek di Kolam sampai Bengawan Solo….. Huff!!!

Desember 25, 2008
Nih Pak pahiran dengan Pak Anwar lagi foto dengan dua sodara kembar mereka

Nih Pak pahiran dengan Pak Anwar lagi foto dengan dua sodara kembar mereka

Assalamualaikum…. m… baru muncul lagi nih di blog. Maklum.. beberapa baulan terakhir ini sibuk teyus!!! Padahal kalau dipikir-pikir dari terakhir posting ke blog sampai sekarang terus terang banyak moment yang menarik (menurutku) terlewatkan begitu saja tanpa ditulis di blog. Tapi nggak papa..

Hari ini (tanggal 25 desembe 2008) saat beberapa sudara kita sedang khusyuk dengan kegiatan ibadahnya, temen-temen kantorq (yang kebetulan muslim semua) ngadain acara di Limbung, salah satu kabupaten di Sul-Sel. Kotanya memang tidak ada yang menarik di sana. Tetapi perjalanan dan suasana di sana yang saya alami di sanalah yang menarik (menurutku).

 

Diawali dari perubahan tempat wisata yang semula direncanakan di daerah Bili-Bili, entah kenapa Bosku yang bertindak sebagai koordinator lapangannya merubah tempat wisata dari tempat awal. Walhasil, beberapa orang tidak mau ikut (sebenarnya sih karena mereka lebih memilih tinggal di rumah n nggak ada hubungannya dengan perubahan tempat wisata hehehehehe….)

Kamipun segera berangkat menuju tempat yang dimaksud dengan arak-arakan kendaraan + 5 kendaraan. Selama perjalanan menuju sana kepalaku mulai pusing (biasa, kata temen-temen aku memang tidak ditakdirkan sebagai orang kaya, soalnya setiap kali naik mobil mewah-karena kebetulan waktu itu aku naik mobil mewah- bawaannya pengen muntah). Untunglah perjalanan tidak begitu jauh, sehingga aku tak perlu mengeluarkan semua  isi perutku di dashboard mobil.

Kamipun parkir,  Aku sedikit terkejut melihat beberapa ekor ikan di kolam yang ada di tempat wisata yang kami tuju. Bentuknya jelek (kalau mau

dasar ikan jelek

dasar ikan jelek

dibandingkan dnegan orang sih, lebih mirip Ruben Onsu kalau bibirnya dijepit pakai penjepit baju). Bentuknya seperti Arwana tetapi moncongnya kayak buaya (Aku jadi heran, jangan-jangan itu hasil selingkuhan ikan arwana dengan buaya). panjagnya kira-kira semeter dan lebarnya mungkin sekitar 25 Cm dengan pembawaan yang tenang. Karena tidak tahan dengan rupanya yang jelek itu akupun memilih unutk beristirahat di pondokan yang ada di dekat situ.

narsis-0009Lama aku duduk-duduk, tiba-tiba aku ditawari oleh salah satu istri dari Bosku untuk bernyanyi. sebenarnya sih aku sudah menolak dengan memberi isyarat sambil mengelus-elus tenggorokan (maksudnya sih mau ngasi tau kalau tenggorokkanku sedang bermasalah, tetapi tiba-tiba aku disuguhi air buat minum). Aku sudah menolak untuk naik menyanyi, tetapi karena terus-terusan dipaksa, akhirnya akupun naik ke atas panggung dengan canggung kayak orang abis makan kangkung sambil menggantung dengan tangan buntung trus tersinggung…….

Karena bingung mau nyanyiin apaan? akupun memutuskan untuk menyanyi lagunya “bengawan solo” walaupun dari bawah, beberapa teman kantor berteriak sambil bilangin

Ni pada ngumpul

Ni pada ngumpul

“Kepompong…!!!!!!”………………………………………………. (sampai di sini aku tak mengingat apa-apa lagi, soalnya maluuuuuuu abis!!!!)

wassalamualaikum..

h1

1st…. Anniversary

Oktober 9, 2008
WAKTU MASIH BELUM TAU APA-APA NIH!!!

WAKTU MASIH BELUM TAU APA-APA NIH!!!

TIDAK TERASA SATU TAHUN SUDAH BERLALU..!!!! HIDUP BKJT!!!! SEMOGA JADI KARYAWAN YANG SHALEH DAN CERDAS YA!!!! 10 OKTOBER 2007-10 OKTOBER 2008

h1

Eaaaaak…… Eaaaaaaaaaak….!!!

Oktober 9, 2008
Z... z... Z... z

Z... z... Z... z

Tanggal 07 Oktober kemarin, Isteri Anak dari Besan Orang Tuanya Ka’ Aqram atau dengan kata lain Istrinya Ka Aqram Melahirkan!!!! bayinya (laki-laki) lucuuuuuuuuuuuuuuu….!!!!!!!!!!!!! Sampai-sampai pengen punya satu! hehehehehe… Semoga menjadi anak yang shaleh AMIIIIIIIIIIIIIIN………!!!!

Ade Bayi lagi mimi'

Ade Bayi lagi mimi

h1

YANG DATANG DAN YANG PERGI….!!!

Oktober 6, 2008

Hm… betul-betul dunia ini penuh dengan kejutan…

Hilang satu tumbuh seribu, mungkin ini pepatah yang benar. Pasalnya nih, teman yang sudah kurang lebih 4 tahun berpisah, akhirnya bertemu kembali. Namanya Yudianto Totila Alexius Kaluku. Aku biasa memanggilnya Totila, teman-teman lainnya kadang-kadang memanggilny dengan sebutan Tila. Yup, Totila adalah teman SMPku di SLTP Kartika VII-1 bebeerapa tahun silam. Dia adalah teman sebangkuku sewaktu di kelas 1 dulu dan berlanjut sampai ke kelas 3. Orangnya sedikit badung, tapi setiakawannya minta ampun dan paling jago masalah perhitungan (apalagi kalau hitung uang). Terakhir aku bertamu dengannya saat tahun 2004. Itupun bertemu di jalan dan tidak sempat ngobrol lama. Malam tanggal 02 Oktober lalu, ia datang berkunjung ke rumahku. Tetapi kebetulan saat itu aku tidak berada di sana. Dari orang rumah, ia akhirnya mendapat No. HPku, dan akhirnya menghubungiku. Bersama Sarwono (teman kelasku juga yang biasa dipanggil Opa) kamipun bertemu di Batu Putih. Hal pertama yang aku tangkap dari Totila adalah…… Kegigihannya untuk bertemu kembali dengan kawan lama. Kami mengobrol banyak, dan sekarang ia ternyata sementara kuliah di Senen (Jakarta). Aku salut padanya, jauh-jauh datang dari Jakarta untuk bertemu dengan kawan lama.

Tak ada perubahan yang mencolok darinya. Gayanya masih sama, wajahnya masih sama. Begitupun dengan Sarwono (Opa). Masih tetap stay cool dengan gayanya yang diam-diam men-tsunami-kan.. hehe…

Kitapun bergegas untuk bertmenu dengan “Bolla” – Sudarmo- (kalo nggak slah namanya begitu). wah..wah..wah… tidak ada yang berubah darinya. Masih tetap seperti manusia.. hihihihihihi… dari pertemuan sesingkat itu, akupun tersadar (hehehe…) bahwa sedangkan teman yang berada nun jauh di sanapun masih menyempatkan diri untuk mencari teman-teman lamanya, sedangkan aku yang jelas-jelas satu pulau dengan teman-teman lama, tidak pernah mengunjungi salah satupun dari mereka. Sorry bagi teman-teman yang lain… Tapi, itu merupakan pelajaran yang cukup berharga. Masalahnya, aku tidak tahu keberadaan teman-teman yang lain. Apakah sudah pindah, masih idup, atau belum gila…

Kami janjian untuk berkumpul lagi malam minggu (04 Oktober 2008) tetapi sampai hari H-nya pun, tidak terdengar kabar kelanjutan acara ngumpul-ngumpul tersebut. Akhirnya….. reunianpun tidak terlaksana…!!!! hiks…

Tetapi, sekali lagi salut buat Totila… teman sebangku yang badung tetapi penuh dengan kesetiakawanan………

h1

DAUN KERING DI BATU PUTIH NO. 02

Oktober 3, 2008
Cinderamata Buat Bapak

Cinderamata Buat Bapak

tanggal 02 Oktober 2008 ada yang berbeda dengan pekarangan di rumah di jalan Batu Putih No. 02 Makassar. Halamannya seperti terbengkalai tidak terurus, banyak daun mangga kering yang berserakan di pekarangannya. Sebenarnya sih, itu pemandangan yang sering terjadi, tetapi untuk kali ini terasa begitu berbeda……

Foto-Foto Dulu

Foto-Foto Dulu

Bpk. Bambang Suryanto (penghuni di rumah itu) telah berangkat ke Medan bersama keluarganya. Keberangkatannyapun sebenarnya wajar-wajar saja, tetapi berbeda untuk kali yang ini. Beliau berangkat ke sana dan entah kapan akan kembali lagi ke Makassar (bahkan mungkin tidak akan kembali lagi…?). Yup, beliau sudah memasuki masa pensiun (walaupun sebenarnya masa dinas beliau masih 4 tahun lagi). Sedih juga sih. Gimana tidak, beliau itu adalah pembimbing kami waktu OJT di Pertamina. sudah kurang lebih 2 tahun kami berkerabat dengan beliau. Orangnya baik, mudah membaur dengan siapa saja (terutama dengan anak muda), suka nonton di bioskop, suka jalan-jalan sore, suka makan sayur bening, suka berceloteh dan masih banyak lagi…… Beliau juga orang yang sangat Disiplin dan memegang kokoh prinsip hidup. Beliau sama seperti orang lain, punya kelebihan dan kekurangan.

hary Pasti rinduh tuh Pak

hary Pasti rinduh tuh Pak

Keputusan beliau untuk ambil pensiun dini salah satunya karena “kejenuhan”, bukan ingin lari dari tanggung jawab, tetapi justeru ingin meraih kembali tanggungjawabnya yang terbesar, yaitu keluarga. Sudah tahunan beliau tidak pernah sempat tinggal bersama keluarga (Istri & Anaknya). Beliau di Makassar, sedangkan keluarganya di lain tempat. Jadi wajar kalau Beliau memang benar-benar jenuh. Kami turut sedih, apalagi bagi teman-teman yang tinggal serumah dengan Beliau di Rumah dinas, Ada Fachrul yang doyan sama masakan ibu Suryanti (Istri Bpk. Bambang), ada Hary yang suka segan sama Bapak Bambang, ada juga Rizal yang Have Fun Go Mad aja (tapi dia lagi mudik ke Ampana). Pokoknya semua jadi sedih…. Hiks, termasuk aku yang sering jadikan Batu Putih sebagai Rumah ke dua. Yah, merasa masih punya banyak salah sama keluarga beliau saja. Apalgi kalau mengingat kejadian saat Ramadhan lalu… waktu itu, aku terima SMS dari Fachrul yang isinya “Buka Puasa di Batu Putih Yuk!!! Teruskan” yang maksudnya buka puasanya sama si hary, Rizal, Fachrul dan saya doang!!! Tetapi ternyata malah aku kirim ke semua teman… dan walhasil, saya malah jadi tidak enak karena sempat membuat Bapak Malu… lantaran tiba-tiba banyak orang berdatangan ke rumah Beliau untuk berbuka puasa dan tetrnya tidak ada acara satupun Hiks!!! Dan Beliaupun membuatkan acara buka puasa bareng dua hari setelah itu……!!!! BENAR – BENAR MEMALUKAN WAKTU ITU….!!!! Malah sempat kagak berani bertemu dengan Bapak Bambang gara-gara kejadian itu. Untunglah, Beliau bukan tipe yang penyimpan dendam… tetapi tetap saja saya masih tidak enak dengan Beliau…..

Terlepas dari itu semua, pokoknya perasaan masih sedih saja. Harus berpisah dengan orang yang sudah seperti ayah…..kakak….kawan… bahkan terkadang seperti adik (hehehehehehehe…..). Entah apa yang saya bisa berikan ke Beliau, karena memang Beliau tidak pernah mengharapkan apa-apa (bahkan ketika beliau hendak pergi, sempat berpesan juga untuk tidak usah mengantar). teman-teman sempat meberikan sepasang cincin emas untuk Beliau dan Istri (dan saya tidak ikut nyumbang). Rasa bersalah malah semakin bertambah……!!!! Perpisahannya cukup sederhana. Tidak banyak yang mengantar. Hanya Pak Juni Adam, Pak Tahir, Ka Gope, Ka Ridwan, Pak Dullah, Hary, Fachrul, Hendra, dan Saya. Ada hal yang lucu saat sampai di bandara. Saat itu, sedang berlangsung acara foto bareng. Saya sebenarnya pengen berfoto bersama Beliau.. Tapi……

“cakra nggak mau foto…?” Kata Bpk. Bambang

“Mau sih Pak, tapi kagak ditawari dari tadi!!!” Jawabku polos (hehehehehe)

“Ya sudah.. sini kau foto sama aku!!!!” Katanya….

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA…… Itulah Bapak, masih sempat-sempat bercanda…. Tapi, lumayan lah, bisa foto bareng dengan Beliau….

Ibu Punya 4 Anak diantaranya, 3 Anak Kandung & 1 Anak Pungut... cari aja yang mana?

Ibu Punya 4 Anak diantaranya, 3 Anak Kandung & 1 Anak Pungut... cari aja yang mana?

Kini, Rumah di Batu Putih sudah sepi… walaupun akan ada penghuni baru, tetapi tetap saja suasananya akan berbeda dengan saat-saat seperti dulu. Saya… entah akan ke mana lagi saat pulang kantor…? Karena biasanya kalau telat pulang, suka bermalam di sana. Rizal, Fachrul, Hary pasti akan berpencar entah ke mana…? POKOKNY SEMUA PASTI BERBEDA

“TAK ADA PESTA YANG TAK USAI” begitulah pesan Baliau… Hiks…

Siang itu, setelah selesai sholat Dzuhur di Masjid depan rumah di Batu Putih itu (setelah pulang mengantar Bapk. Bambang di bandara). Aku melihat daun mangga kering berserakan di Pekarangan rumah… Biasanya Pak De (penjaga rumah) akan membersihkannya, tetapi ada hal yang berbeda saat itu… daun berguguran seperti tak bersemangat lagi, karena satu lagi pnghuninya pergi meninggalkannya… Begitupun aku, entah masih bisa singgah di sana sepulang kerja…? atau bagi faisal yang sering menginap di sana jika tiba dari Pare-Pare….? atau buat Ka’ Akbar yang sering jadikan tempat kumpul jika hendak pergi jalan-jalan, atau buat si fachrul yang ikan-ikannya masih lincah berenang di kolam di belakang rumah, Buat Novi, Hendra, n Mba Santy yang sering datang meramaikan setiap hajatan di ruma itu, buat si Hary yang sering “YA PAK… YA PAK….!!!!”, Buat si Rizal yang……..?……… Pokonya buat semuanya (anak-anak BKJT dan yang lainnya)……..

 

Foto Lagi sebelum berangkat

Foto Lagi sebelum berangkat

SELAMAT JALAN BUAT BAPAK BAMBANG SURYANTO BESERTA KELUARGA…. SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU LAGI….. SEMOGA TALI SILATURAHIM KITA TETAP TERJAGA… WASSALAM…..

 

“Pesan dari Ayah Bambang : hanya harapan saya kpd tmn2 bkjt, ingat dan terapkan nilai2 positif yang telah saya berikan, kalian hrs bisa lbh baik dari saya dlm sgl hal, perusahaan sangat membutuhkan tenaga kalian dan raih masa depan dengan optimis. Tlg bantuan Hary utk meneruskan pesan saya ini ke semua bkjt dan sampaikan permohonan maaf, krn saya tdk bisa menghubungi satu persatu.. Tolong teman2 meneruskan ke semua teman2 bkjt lainx.. Otre.. Maaf.. Thanks” isi sms dari Hary, sehari setelah keberangkatan Bpk. Bambang Suryanto 03 oktober 2008

Met menempuh hidup baru ya Pak!

Met menempuh hidup baru ya Pak!Met menempuh hidup baru juga ya Bu

h1

KULTUM DARI BOS

September 8, 2008

 

Assalamualaikum…..

 

Hm… tanggal 08 September lalu, sehabis shalat dhuhur berjamaah di masjid kantor diadakan kultum yang dibawakan oleh team manajemen Pertamina. Acara yang rutin diadakan setiap hari senen kamis di bulan Ramadhan ini bisa dibilang cukup bermanfaat. Karena banyak pesan yang dapat dipetik dari acara seperti ini.

Untuk kali ini, kebetulan yang membawakan kultum adalah Bapak R. Zulfikar (bosku) Manajer Gas Domestik Region V. Dengan tutur bahasanya yang khas, beliau menyampaikan kultum yang berjudul Kepemimpinan. Kultumnya cukup bagus. Memang, setiap beliau berbicara seperti ada aura tersendiri dalam gaya bahasanya. Tenang, singkat padat dan jelas. Teman-teman sekantorpun menganngap demikian.

Ada beberapa syarat penting dalam kepemimpinan. Kata Bpk. R. Zulfikar yaitu;

1. Harus ada sekumpulan orang 

2. Harus ada Tujuan

3. Harus ada pemimpin

Yeah.. kalo nggak salah seperti itu. intinya neeh, setiap orang punya potensi untuk jadi pemimpin. Minimal untuk dirinya sendiri. Dan dalam memilih pemimpin, haruslah orang yang benar-benar berkompeten di bidangnya kalau mau yang dipimpin itu berhasil mencapai tujuan. Sebab, kalau salah memilih pemimpin saja, bisa kacau balau urusan.

Begitulah pesan dari Beliau. Semoga kita bisa memetik manfaat dari itu. Amien……!!!!!

Wassalam, Chao…!!!!

h1

Operasi Pasar Yang Melelahkan

September 8, 2008

Assalamualaikum,,,,

Gimana kabarnya neeh..? Wdduh… gila benerr… kalau kalian sempat melewati stadion Mattoanging pada hari sabtu tanggal 06 September 2008 kemaren, pasti kagak ketinggalan dengan pemandangan operasi pasar Elpiji. Yup, pada hari itu, kebetulan Bos ngajakin buat ikut mengawasi pelaksanaan operasi pasar Elpiji. Maklumlah, harga Elpiji di pasaran sempat meroket kayak roket Appolo 17 (emang ada..?). Itu adalah pengalaman pertamaku ikutan operasi pasar. Pas lagi puasa pula…!!!! Weleh-weleh… waktu itu kebetulan aku ditemenin tiga orang teman kantor. Si Hendra (yang bertugas mengawasi pelanggan), si santy yang bertugas mencatat penjualan, dan si Ka Aqram yang bertugas mengawasi ketertiban… Untung ada mereka, bayangkan saja… siang hari yang terik plus lagi puasa pula… huh….!!! Hauuuuuuuuuuuuuuuus banget. Belum lagi ulah pelanggan yang seenaknya. Bikin pusing en naik pitam. Untung lagi puasa, kalau tidak mungkin aye udah nangis di situ. Hehehehehehehe……

Pertamina ngadain operasi pasar dikarenakan ya itu tadi, karena harganya yang meroket. Bayangkan saja, harga yang seharunya berkisar di kisaran Rp. 75.000,- naik sampai 90.000…. gilla nggak tuh? Belum lagi kelangkaan di pasaran…Hm.. padahal suplai Elpiji dari Pertamina sh normal-normal saja. Itu karena ulah spekulan yang tidak bertanggungjawab. Mengadudomba konsumen dengan Pertamina. Grrrrrr……..

Kembali ke masalah operasi pasar, bener-bener bikin ampuuuuuuuuuun… beberapa konsumen yang sudah membeli Elpiji, kembali membeli lagi. Padahal sudah ditekankan yang boleh dibeli hanya satu tabung per keluarga. Eh…. malah ada yang beli satu keluarga… Pertama suaminya yang datang, terus datang lagi isterinya, terus datang lagi anaknya… dasar, orang yang tidak punya perasaan.

Diluar semua itu, kami cukup puas dengan hasil kerja operasi pasar. Seru, gila dan melelahkan. Yeah, walaupun tekor Rp. 12.000 (hrusnya yang disetor Rp. 13.140.000) kami cukup puassss…..!!!! dan tau nggak, kalau besoknya, kita-kita masuk tivi. Hm…. jadi artis deh…!!!! sekarang tinggal nungguin tawaran dari produser untuk jadi bintang filem ketika tabung bercinta… hehehehehehehe

Chao…!!!!!