
YANG DATANG DAN YANG PERGI….!!!
Oktober 6, 2008Hm… betul-betul dunia ini penuh dengan kejutan…
Hilang satu tumbuh seribu, mungkin ini pepatah yang benar. Pasalnya nih, teman yang sudah kurang lebih 4 tahun berpisah, akhirnya bertemu kembali. Namanya Yudianto Totila Alexius Kaluku. Aku biasa memanggilnya Totila, teman-teman lainnya kadang-kadang memanggilny dengan sebutan Tila. Yup, Totila adalah teman SMPku di SLTP Kartika VII-1 bebeerapa tahun silam. Dia adalah teman sebangkuku sewaktu di kelas 1 dulu dan berlanjut sampai ke kelas 3. Orangnya sedikit badung, tapi setiakawannya minta ampun dan paling jago masalah perhitungan (apalagi kalau hitung uang). Terakhir aku bertamu dengannya saat tahun 2004. Itupun bertemu di jalan dan tidak sempat ngobrol lama. Malam tanggal 02 Oktober lalu, ia datang berkunjung ke rumahku. Tetapi kebetulan saat itu aku tidak berada di sana. Dari orang rumah, ia akhirnya mendapat No. HPku, dan akhirnya menghubungiku. Bersama Sarwono (teman kelasku juga yang biasa dipanggil Opa) kamipun bertemu di Batu Putih. Hal pertama yang aku tangkap dari Totila adalah…… Kegigihannya untuk bertemu kembali dengan kawan lama. Kami mengobrol banyak, dan sekarang ia ternyata sementara kuliah di Senen (Jakarta). Aku salut padanya, jauh-jauh datang dari Jakarta untuk bertemu dengan kawan lama.
Tak ada perubahan yang mencolok darinya. Gayanya masih sama, wajahnya masih sama. Begitupun dengan Sarwono (Opa). Masih tetap stay cool dengan gayanya yang diam-diam men-tsunami-kan.. hehe…
Kitapun bergegas untuk bertmenu dengan “Bolla” – Sudarmo- (kalo nggak slah namanya begitu). wah..wah..wah… tidak ada yang berubah darinya. Masih tetap seperti manusia.. hihihihihihi… dari pertemuan sesingkat itu, akupun tersadar (hehehe…) bahwa sedangkan teman yang berada nun jauh di sanapun masih menyempatkan diri untuk mencari teman-teman lamanya, sedangkan aku yang jelas-jelas satu pulau dengan teman-teman lama, tidak pernah mengunjungi salah satupun dari mereka. Sorry bagi teman-teman yang lain… Tapi, itu merupakan pelajaran yang cukup berharga. Masalahnya, aku tidak tahu keberadaan teman-teman yang lain. Apakah sudah pindah, masih idup, atau belum gila…
Kami janjian untuk berkumpul lagi malam minggu (04 Oktober 2008) tetapi sampai hari H-nya pun, tidak terdengar kabar kelanjutan acara ngumpul-ngumpul tersebut. Akhirnya….. reunianpun tidak terlaksana…!!!! hiks…
Tetapi, sekali lagi salut buat Totila… teman sebangku yang badung tetapi penuh dengan kesetiakawanan………
